Kurangi Risiko Banjir di Kota Kendari : Kementerian PUPR Bangun Kolam Retensi Sungai Wanggu, Selesai November 2020

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari tengah membangun kolam retensi atau waduk pengendali banjir di kawasan Sungai Wanggu Jalan Boulevard Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang kerap banjir saat curah hujan dengan intensitas tinggi. “Upaya penanggulangan bencana, termasuk banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Dalam pelaksanaan mitigasi dan pengurangan risiko bencana, penerapan teknologi sangat penting seperti yang sudah dikembangkan Kementerian PUPR misalnya, bendungan pengendali banjir, sabo dam, jembatan bailey, dan rumah tahan gempa,” kata Menteri Basuki Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Haeruddin C Maddi mengatakan, pembangunan kolam retensi pengendali banjir tersebut dimulai sejak 17 Maret 2020 dan direncanakan akan selesai pada 28 Desember 2020 dengan durasi pelaksanaan 287 hari kalender. Kolam retensi ini berfungsi untuk menampung luapan banjir dari Sungai Wanggu sehingga bisa mengurangi luas genangan banjir pada DAS Wanggu ketika hujan turun dengan intensitas diatas Q25 serta bersamaan dengan naiknya permukaan air laut.

Urbantimes.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari tengah membangun kolam retensi atau waduk pengendali banjir di kawasan Sungai Wanggu Jalan Boulevard Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang kerap banjir saat curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Upaya penanggulangan bencana, termasuk banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Dalam pelaksanaan mitigasi dan pengurangan risiko bencana, penerapan teknologi sangat penting seperti yang sudah dikembangkan Kementerian PUPR misalnya, bendungan pengendali banjir, sabo dam, jembatan bailey, dan rumah tahan gempa,” kata Menteri Basuki

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Haeruddin C Maddi mengatakan, pembangunan kolam retensi pengendali banjir tersebut dimulai sejak 17 Maret 2020 dan direncanakan akan selesai pada 28 Desember 2020 dengan durasi pelaksanaan 287 hari kalender.

Kolam retensi ini berfungsi untuk menampung luapan banjir dari Sungai Wanggu sehingga bisa mengurangi luas genangan banjir pada DAS Wanggu ketika hujan turun dengan intensitas diatas Q25 serta bersamaan dengan naiknya permukaan air laut. (gnm/UT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here