Rektor UKSW : Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Timur oleh Jokowi Perlu Diapresiasi

URBANTIMES.ID, JAKARTA – Indonesia Timur kuasai presentasi kemiskinan jika dibandingkan daerah lain yang ada di indonesia yang mana ada 433 desa di indonesia yang belum teraliri listrik, rincian 325 desa di papua, 102 di maluku.

Hal ini diungkapkan oleh Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, Nail Samuel Rupidara, SE., M.Sc., P.Hd, dalam acara Wibenar Nasional Universitas Kristen Satya Wacana dengan tema “Membangun Indonesia Timur sama dengan Membangun Indonesia, Kamis (12/11/2020).

Ia mengatakan bahwa Indonesia timur masih menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi. Karena itu sangat perlu diperhatikan oleh Pemerintah pusat.

“Kenapa wilayah Indonesia timur perlu kita perhatikan, itu tadi karena kemiskinan diwilayah timur masih tinggi, meskipun di wilayah pulau jawa juga masih banyak msyarakat miskin. Tetapi di wilayah Indonesia Timur masih sangat tinggi, ada 4 wilayah masih tinggi tingkat kemiskinannya, Papua, Papua Barat, Nusa tenggara Timur, dan Maluku” ucapnya.

Apalagi menurutnya, masyarakat indonesia Timur masih banyak yang belum memiliki listrik dan akses internet yang memadai.

“Kenyataanya listrik saja masih banyak belum punya. Akses internet juga masi terbatas. Murid-murid kalau belajar lewat online itu masih sering terputus koneksinya” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ia pun sangat mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang saat ini di “genjot” oleh pemerintahan Jokowi. Pembangunan di kawasan Indonesia timur posisinya secara umum meningkat dalam era kepemimpinan presiden Jokowi.

“Komitmen Jokowi membangun Indonesia timur perlu diapresiasi. Ini bentuk keseriusan pemerintah. Presiden selanjutnya setelah Jokowi juga perlu melakukan yang sama. Saat ini komitmen Permintah cukup baik, meski masih banyak masalah” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here