Fahri dan Fadli Tanggapi Sikap Rektorat UI atas Kritik ‘The King of Lip Service’

  • Share
Soal Capres 2024, Fahri Hamzah:  Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Urbantimes.id – Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menegaskan sikap rektorat Universitas Indonesia (UI) sangat memalukan terkait pemanggilan badan eksekutif mahasiswa (BEM).

BEM Ui memberi Presiden Joko Widodo (Jokowi) gelar ‘The King of Lip Service’ pada akun media sosial sebagai bentuk kritik.

“Coba masuk ke substansi n argumentasi. Sungguh memalukan pakai ‘panggilan’ segala,” tulis Fadli di akun Twitter @fadlizon, Senin, 28 Juni 2021.

Seharusnya, kata anggota Komisi I DPR RI itu, rektorat UI seharusnya masuk ke substansi dan argumentasi dari tindakan BEM UI tersebut.

“UI harusnya mengkaji n mendalami apa yg disampaikan BEM UI secara akademik,” tulisnya.

Sebagai alumni UI, Anak buah Menhan Prabowo Subianto karena hal itu jelas-jelas upaya membungkam kebebasan mahasiswa.

“Sbg alumni UI, sy mengecam sikap Rektorat @univ_indonesia yg cenderung membungkam kebebasan berekspresi,” tandas Fadli Zon.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengatakan, seharusnya kampus menjadi sumber kebebasan bagi anak bangsa untuk berfikir luas.

Bukan malah sebaliknya, Perguruan Tinggi mengekang kebebasan berfikir para mahasiswa.

“Semoga tindakan Rektorat UI tidak benar. Kampus harus menjadi sumber kebebasan,” tulis Fahri Hamzah melalui akun Twitter @fahrihamzah sebagaimana dikutip, Senin, 28 Juni.

“Kampus adalah persemaian generasi kepemimpinan yang harus terlepas dari pengangkangan!” tulis Fahri.

Alasan kritik terlontar

the king of lip service
Unggahan akun medsos BEM UI.

Lewat kritik terhadap Jokowi, BEM UI menilai, eks wali kota Solo itu tidak konsisten antara pernyataan dan tindakannya.

“Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras, katanya begini, faktanya begitu,”

“Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya,” tulis BEM UI.

“Semua mengindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk “lip service” semata,”

Atas dasar itu, Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra beserta jajaran untuk menghadap ke rektorat kampus UI dimintai klarifikasi.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *