Peluang Usaha, Cara Ternak Sapi Supaya Cepat Gemuk

  • Share
Cara Ternak Sapi Supaya Cepat Gemuk

Urbantimes.id – Kebutuhan daging sapi dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan pertumbuhan penduduk, sehingga adanya permintaan masyarakat atas daging sapi yang semakin bertambah.

Sementara itu, saat ini untuk memenuhi kebutuhan daging di pasar lokal, pemerintah melakukan impor daging sapi dan lainnya. Dengan kondisi demikian, peluang usaha peternakan sapi menjadi besar potensinya dan tentu sangat menguntungkan.

Berbeda dengan peternak di luar negeri yang memiliki ratusan ekor sapi oleh satu peternak saja, sedangkan di Indonesia biasanya hanya memiliki 1 hingga 3 ekor sapi setiap satu orang peternak, dan ini hanya dijadikan pekerjaan sampingan.

Beternak sapi memang sangat menggiurkan dan menguntungkan bila dibandingkan dengan komoditas lain. Coba bayangkan jika harga satu ekor sapi dewasa ukuran konsumsi bisa dibanderol dengan harga 15-20 juta. Memiliki 10 ekor sapi saja, Anda sudah bisa mentaksir berapa uang yang akan Anda dapatkan.

Baca Juga : 7 Tips Diet Sehat dan Cepat untuk Pemula

Maka, peternak sapi atau orang yang ingin membuka usaha ternak sapi tentu harus mengetahui cara menggemukkan sapi dengan kualitas tinggi yang cepat. Cara pemeliharaan dan pemberian pakan yang hemat, efisien dan cepat tentu saja bisa mendukung perkembangan dari ternak sapi.

Nah, berikut adalah cara ternak sapi supaya cepat gemuk hanya dalam waktu 3 bulan.

1. Kebersihan kandang

Walaupun peternakan sapi memiliki kesan kotor dan kumuh, Anda harus selalu menjaga kebersihan kandang dari kotoran sapi dan kotoran lain seperti lantai kandang, lingkungan, dan sistem pembuangan kotoran sapi. Usahakan tidak ada bau yang sangat menyengat karena tentu saja akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan daya tarik sapi terhadap makanan.

2. Kesehatan sapi

Anda harus memastikan sapi tidak mengalami gangguan kesehatan seperti sakit diare, cacingan dan penyakit lainnya, segeralah ditangani supaya penyakit tidak menular ke sapi yang lain.

Gunakan obat secara alami seperti daun pepaya atau daun jambu biji untuk makanan pokoknya. Obat alami terbukti lebih manjur dan ampuh bila dibandingkan dengan obat herbal dan produk kemasan lainnya.

3. Pemberian minum

Pemberian minum dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari, pagi, siang dan sore hari. Untuk pemberian minum di pagi hari dan sore hari, air dicampur dengan tetesan hasil gilingan tebu dan kebi. Kebi adalah limbah hasil gilingan padi berwarna putih yang serupa dengan tepung beras.

Tidak ada takaran khusus dalam pemberian tetesan. Namun, campurkan tetes ke dalam air hingga berubah warna menjadi hitam sedikit kental. Sedangkan pemberian kebi sendiri dari 1 liter air dibutuhkan 10 sendok makan kebi. Perbandingan tetas dan kebi yang diberikan adalah 1:2. Contohnya, jika tetes diberikan 2 kali makan kebi diberikan 1 kali minum saja.

Pemberian tetes memiliki fungsi untuk pengembangan dan pengomposan daging, sedangkan pemberian kebi berguna untuk memadatkan daging.

4. Pemberian pakan

Pakan alternatif sangat tidak disarankan untuk menjadi makanan pokok sapi sehari-hari. Jenis pakan yang bagus dikonsumsi sapi yaitu rumput benggala, rumput raja, rumput gajah, lamtoro, gamal, kaliandra dan centro.

5. Pergerakan sapi

Untuk menggemukkan sapi dan membuat sapi memiliki daging yangpadat, siapkan lahan kosong atau kandang yang luas untuk sapi berlari. Daging sapi akan padat dan mudah berkembang jika sistem peredaran darag sapi mengalir secara lancar dan otot bagian tubuh sapi berkembang.

Apabila sapi dibiarkan diam dan bermalas-malasan tentu saja menjadi sumber datangnya penyakit karena peredaran darah sapi kurang lancar.

Itulah Cara Ternak Sapi supaya cepat gemuk yang dapat Anda coba.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *