Viral! Pedagang Sate Menolak Dibayar dengan Uang Baru Pecahan 75 Ribu di Media Sosial

  • Share
Viral! Pedagang Sate Menolak Dibayar dengan Uang Baru Pecahan 75 Ribu di Media Sosial
Foto : Uang pecahan khusus 75 ribu

Urbantimes.id – Sebuah video di media sosial viral karena seorang pedagang sate menolak dibayar menggunakan uang pecahan 75 ribu.

Awalnya video tersebut viral di Tiktok kemudian diunggah kembali di akun Instagram @nenk_update pada Selasa, 11 Mei 2021.

Cerita diawali saat seorang pria bernama Kusuma membeli sate di sebuah warung sate pinggir jalan. Sesaat setelah sate dibungkus, ibu pedagang sate langsung memberikan kepada pembeli. Lalu, pria itu memberikan uang pecahan 75 ribu keluaran tahun 2020 kepada ibu penjual sate tersebut.

Namun, si ibu penjual sate menolak uang pecahan 75 ribu yang dibayarkan oleh pembeli, lantaran menurutnya uang tersebut tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.

Lantaran tidak tahu, si ibu bersikukuh untuk menolak uang yang dibayarkan si pembeli.

“Saya mau bayar sate, pakai uang baru Rp 75.000, tapi ibu ini gak mau terima.

“Katanya uang ini gak bisa dipakai,” ujar seorang pria dalam video tersebut.

“Bukan gak bisa dipakai mas, orangnya yang belum tahu,” celetuk seorang warga yang berada di lokasi.

Kusuma pria pembeli sate mencoba untuk meyakinkan ibu penjual sate, menjelaskan bahwa uang tersebut adalah uang yang sah sebagai alat pembayaran.

Namun, lagi-lagi ibu itu menolak untuk dibayar dengan menggunakan uang pecahan baru 75 ribu tersebut.

Akhirnya si pria mengembalikan sate yang sudah siap itu, dan ia memutuskan untuk pulang serta tidak jadi untuk membelinya.

“Ini saya kasih tahu biar orangnya tahu, tapi tetap gak mau terima, yaudah ini saya gak jadi beli ya, uangnya gak mau di terima, makasih,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tahun 2020 dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 Bank Indonesia mengeluarkan uang pecahan khusus Rp.75.000. Uang ini memang dicetak secara terbatas namun cukup banyak beredar di masyarakat.

Pihak BI menjelaskan melalui akun resmi instagramnya @bank_indonesia uang pecahan 75 ribu merupakan alat pembayaran yang sah. Maka, masyarakat tidak perlu khawatir untuk menggunakan uang pecahan khusus ini sebagai alat transaksi.

“Rupiah yang belum ditarik dari peredaran, tanpa terkecuali #UPK75RI merupakan alat pembayaran yang sah. Jadi jangan ragu lagi utk dipakai sebagai alat transaksi di NKRI.” tulis BI.

“Hmm, #SobatRupiah tahu kan aturan main untuk yang menolak Rupiah sebagai alat transaksi?,” tulis BI dalam akun instagram resmi, Rabu (12/5/2021).

BI pun menjelaskan, di dalam Pasal 23 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dijelaskan, setiap orang dilarang menolak menerima rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran.P

Pada pasal 33 ayat (2) tersebut ditegaskan, setiap orang yang menolak menerima rupiah bisa dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp 200 juta. (gnm)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *