6 Nasihat Keuangan yang Menyesatkan dan Kamu Perlu Tahu

  • Share
6 Nasihat Keuangan yang Menyesatkan dan Kamu Perlu Tahu
Jangan bernafsu dalam menggunakan kartu kredit. (Foto: Andrea Piacquadio dari Pexels)

Urbantimes.idMungkin kamu sering mendengar nasihat-nasihat keuangan dari orang terdekat. Sayangnya, beberapa nasihat keuangan yang sering didengar tidak selalu benar, bukan tidak mungkin nasihat keuangan yang menyesatkan malah yang kamu dapat.

Sekarang ini, keuangan menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang. Pasalnya, uang sangat berperan penting bagi kehidupan. Seperti kata pepatah, “Uang bukanlah segalanya, tetapi segalanya butuh uang.”

Gak pakai lama, ini dia 6 nasihat keuangan yang menyesatkan, dan kamu perlu tahu banget:

Follow medsos kita: Facebook, Instagram, dan Twitter

1. Gak boleh berutang

Berhutang tidak selamanya buruk, asalkan uang tersebut digunakan secara jelas dan untuk hal yang bermanfaat seperti memulai bisnis. Berhutang akan menjadi positif bila dikelola dengan baik.

2. Nabung adalah solusi terbaik mengamankan uang

Menabung itu penting untuk dilakukan, tetapi perlu diingat juga jika uang tersebut hanya disimpan di bank dalam jangka waktu yang lama, uang tersebut akan tergerus oleh inflasi.

Untuk menghindari hal ini, kamu bisa menginvestasikan tabunganmu dalam jangka panjang.

3. Jangan pakai kartu kredit

Menggunakan kartu kredit tidak selamanya buruk. Jika kamu bisa menggunakannya dengan bijak.

Menurut seorang ahli keuangan, Dave Ramsey, mengatakan akar masalah dari penggunaan kartu kredit adalah karena pembayaran yang tidak tepat waktu.

Malahan dengan kartu kredit, kamu dapat menikmati berbagai manfaat seperti penawaran asuransi, reward, dan lainnya.

4. Asuransi tidaklah penting

Banyak orang menganggap remeh asuransi. Padahal, asuransi merupakan hal wajib yang perlu dibayar.

Dengan membayar asuransi, kamu dapat langsung meng-cover risikomu kapanpun kamu membutuhkannya. Sementara itu, jika kamu menabung, kamu mungkin tidak punya cukup uang jika tiba-tiba mengalami musibah.

5. Pensiun sedini mungkin

Pensiunlah ketika kamu sudah merasa cukup dalam hal finansial dan emosional.

Sementara itu, jika kamu belum siap pensiun, kamu malah menghadapi tekanan karena perubahan gaya hidup yang signifikan karena kamu tidak terbiasa menikmati masa pensiun dan bisa membuatmu kehabisan uang untuk hidup.

Daripada memikirkan pensiun dini, lebih baik menentukan rencana jangka panjang dan mencari cara untuk mencapai tujuan tersebut.

6. Beli barang murah biar hemat

Jika kamu membeli barang murah dengan embel-ember hemat tanpa memperhatikan kualitasnya. Hal ini merupakan tindakan pemborosan, karena jika barang tersebut murah dan tidak berkualitas, maka kamu harus membeli barang baru lagi, karena barang tersebut cepat rusak.

Bukannya untung malah buntung. Hadeh. Malah ribet.

Demikian Urbantimes.id paparkan, semoga bermanfaat untuk kamu, ya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *