DKI Siapkan 26 Ribu Tempat Isolasi Baru

  • Share
DKI Siapkan 26 Ribu Tempat Isolasi Baru
Rumah Sakit Covid Wisma Atlet Kemayoran Jakarta

Urbantimes.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan pengadaan fasilitas di 184 tempat isolasi baru dengan kapasitas total mencapai lebih dari 26 ribu, ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak.

Dia menyebutkan bentuk kolaborasi yang dilakukan seperti di Rumah Susun Pasar Rumput dengan Kementerian PUPR, Wisma Haji dengan Kementerian Agama, dan tempat lainnya yang diadakan Pemprov DKI dengan pihak swasta.

“Kita berkolaborasi, tempatnya, AC-nya, termasuk tempat tidur, kita bersinergi positif , pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, juga masyarakat kita bergotong-royong dalam menghadapi wabah virus ini, saling melengkapi, saling membantu, saling tolong menolong,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat malam 16 Juli 2021.

Baca Juga : Di 3 Negara Ini, Warga yang Divaksin Dapat Hadiah

Menurut Riza pembiayaan operasional juga dibagi berdasarkan lokasi tempat isolasi tersebut, seperti di Rusun Nagrak dibiayai oleh Pemprov DKI Jakarta, lalu Rusun Pasar Rumput bantuan dari Kementerian PUPR.

“Tergantung isolasinya di mana. Jadi gotong-royong semua berkolaborasi. Ini saatnya kita berbuat, saatnya kita berbagai satu sama lain, justru kita sekarang berbuat, jangan begitu ada keluarga meninggal baru sadar perlu membantu orang lain, justru sekarang sebelum kita dibantu orang lain, saatnya kita membantu orang lain,” tutur Riza.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Badwedan meningkatkan kapasitas dan lokasi isolasi Covid-19 di Jakarta mencapai total keseluruhan hingga 26.134 orang yang tersebar di 184 lokasi.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 891 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Isolasi dan Standar Operasional Prosedur Pengelolaan Lokasi Isolasi dalam upaya penanganan Covid-19.

Berdasarkan dokumen yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, Kepgub Nomor 891 Tahun 2021 itu ditandatangani Anies selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta pada 8 Juli 2021 dengan tujuan menetapkan lokasi isolasi dan SOP-nya sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penanggulangan COVID-19.

“Menetapkan lokasi isolasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan isolasi dalam rangka penanganan COVID-19,” tulis Anies dalam putusan tersebut.

Berdasarkan Lampiran Kepgub Nomor 675 Tahun 2021, tercantum ada 184 lokasi isolasi dalam rangka penanganan COVID-19 dengan total kapasitas mencapai 26.134 yang terdiri dari Rumah Susun, Masjid, GOR, sekolah, RPTRA, hingga rumah dinas pejabat lurah atau camat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *