Guru Ngaji Cabuli Murid di Lingkungan Masjid

  • Share
Guru Ngaji Cabuli Murid di Lingkungan Masjid
Ruangan tempat tersangka menggagahi korbannya, (Foto Istimewa)

Urbantimes.id – Seorang guru ngaji cabuli murid sendiri karena terdorong nafsu seksual. Peristiwa ini terjadi di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Rabu, 12 Mei 2021.

Korban adalah seorang pelajar yang masih berusia 14 tahun, sementara tersangka adalah UBA, 39 tahun, yang juga sebagai marbut Masjid Al Hadid.

Awalnya tersangka mengirimkan pesan Whatsapp kepada korban yang mengatakan dirinya kangen. Korban pun menanggapi pesan itu, dia lantas keluar rumah.

Tanpa diketahui orang tuanya, dia menanti UBA di warung dekat rumahnya.

Tersangka pun menghampirinya dengan membawa motor, korban pun ikut dengan tersangka. Di perjalanan, korban diiming-imingi akan dibelikan mukena, baju, dan akan diberi uang Rp400.000.

“Korban pun tergoda sehingga sekira Jam 00.00 WIB, tersangka dan korban tiba di Masjid Al Hadid Kampung Cinyosog,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Setu Iptu Kukuh, Minggu, 15 Mei 2021.

Kemudian, tersangka langsung memarkirkan kendaraannya di samping Masjid Al Hadid dan korban langsung turun dan mengarah ke dalam ruangan marbut, tidak lama kemudian tersangka juga menyusulnya.

Korban langsung melakukan aksi bejatnya, dia memulai dengan mencium bibir korban lalu melucuti seluruh pakaiannya.

“Dan terjadilah hubungan tersangka dengan korban,” kata Kukuh.

Usai hal itu terjadi, korban pun pulang seorang diri. Di rumah, dia menceritakan hal itu kepada keluarganya.

Keluarga korban pun segera melaporkan kejadian itu kepada polisi.

“Kemudian kita langsung bergegas ke TKP menemui tersangka di Masjid Al Hadid Kampung Cinyosog sekitar jam 02.30 WIB,” kata dia.

“Tersangka pun mengakui perbuatannya kepada korban sehingga tersangka kita amankan dengan barangbukti yang ada ke Polsek Setu guna pengusutan lebih lanjut,” demikian dia.

Kasus guru ngaji cabuli murid ini kini tengah didalami oleh Polsek Setu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *