Warga Tamanrahayu Minta Proses Persidangan Tidak Bertele-Tele

  • Share
Warga Tamanrahayu Minta Proses Persidangan Tidak Bertele-Tele

Urbantimes.idSidang kelima kasus pemalsuan tanah yang ikut menyeret Kepala Desa Tamanrahayu, Abdul Wahid serta tiga terdakwa lainnya kembali bergulir di Pengadilan Negeri Cikarang, Kamis 20 Mei 2021.

Pada sidang kali ini, Kuasa Hukum Terdakwa, Taufik Hidayat Nasution, membawa tiga saksi, namun dua saksi lainnya ditolak oleh hakim.

Salah satu warga Tamanrahayu, Ajat Sudrajat, ikut tergerak untuk mengikuti proses persidangan kali ini. Dia beranjak dari Setu menuju Cikarang Pusat.

Baca Juga: Pospol Kranji Rusak Dilempari Batu, Polisi Semakin Waspada

“Kami prihatin dengan kejadian ini ketika kepala desa bersalah, kami serahkan kepada yang berwajib,” ucap dia.

Ia mengaku sejak kepala desa menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan tanah, desa butuh pimpinan untuk persoalan admnistrasi dan lain-lain.

“Saya ingin menyaksikan sendiri karena berita yang saya terima simpang siur dari kedua belah pihak masing-masing bilang yang berbeda,” tambah dia.

Ajat berharap supaya kasus ini cepat diselesaikan oleh Pengadilan serta keputusan segera dibuat.

“Kalau bersalah ya hukum sesuai aturan. Minta dipercepatlah keputusannya,” ucap dia.

Agenda pada sidang kelima yaitu mendengarkan keterangan saksi yang meringankan terdakwa Abdul Wahid cs. (pam)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *