Ismail Yusanto didesak Eks HTI ini untuk Berhenti Propaganda Soal Khilafah

  • Share

Urbantimes.id, Jakarta – Mantan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ayik Heriansyah mendesak Polda Metro Jaya untuk segera memproses laporannya terhadap Juru Bicara HTI Ismail Yusanto.

Hal tersebut, lantaran menurut Ayik, Ismail Yusanto tak henti-henti terus melakukan proganda khilafah ala HTI. Padahal menurut Ayik, secara resmi HTI itu sudah dibubarkan oleh pemerintah karena tidak sesuai dengan semangat pancasila.

Berdasarkan laporan yang teregister dengan nomor LP:5137/VIII/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ, Ismail Yusanto dilaporkan atas dugaan melakukan propaganda khilafah ala HTI yang dinilai bertentangan dengan Pancasila.

“Kami meminta pada Polda Metro Jaya untuk segera ambil upaya hukum dan memprosesnya karena setiap warga negara mempunyai hak yang sama di hadapan hukum,” kata Ayik belum lama ini.

Ayik mengatakan, laporannya terhadap Ismail dilakukan karena yang bersangkutan masih mengaku sebagai juru bicara HTI dan terus mengkampanyekan khilafah. Padahal, organisasi transnasional itu sudah dibubarkan oleh pemerintah.

“Organisasi ini sudah dibubarkan dan terlarang tetapi terus mempropagandakan khilafah ala HTI ke publik khususnya melalui media sosial dia,” kata pria yang pernah menjabat Ketua DPD HTI Bangka Belitung selama 10 tahun itu.

Diketahui, Ismail Yusanto diadukan ke Polda Metro Jaya pada tanggal 28 Agustus 2020. Menurut Muannas Alaidid, kuasa hukum pelapor, Ismail diduga melanggar Undang-undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas Pasal 82A ayat (2) juncto Pasal 59 ayat (4) poin b dan c dengan ancaman seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Selain itu, Ismail juga disebut bisa dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 169 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *