Murka Fotonya Diedit Jadi Bahan Fantasi Pria, Enzy Storia Ancam Lapor Polisi

  • Share
Murka Fotonya Diedit Jadi Bahan Fantasi Pria, Enzy Storia Ancam Lapor Polisi
(Foto: Instagram @enzystoria)

Urbantimes.id – Presenter cantik Enzy Storia mendapat perlakuan tidak menyenangkan belakangan ini. Ia mengaku mengalami pelecehan di medsos Twitter.

Enzy mengaku dikirimkan sebuah link oleh seseorang yang tak dikenal. Enzy kemudian membuka tautan tersebut.

Setelah melihat isi dari link yang dikirim kepadanya, Enzy Storia kaget, ia melihat foto dirinya diedit dan dijadikan fantasi pria.

“Ini ada yang kirimin gue link ada acc twitter dengan br*ngs*knya edit foto orang buat jadi fantasinya sendiri,” tulis Enzy Storia.

Lantas Enzy tidak tinggal diam, ia berusaha mencari pelaku yang telah mengedit dotonya. Enzy bahkan akan mengancap pelau dan membawanya ke jalur hukum bila tidak segera menghapus foto itu.

“Kalo itu foto ngga lo hapus gue cari sampe ketemu di kepolisian,” sambungnya.

Menjadi emosi terhadap pelaku yang mengedit fotonya semakin besar. Bahkan Enzy berharap oknum tersebut bisa mendapat balasan berupa azab atas kelakuannya.

“Semoga Allah bales dengan azab… dikasih akal ngga digunain dengan benar,” ungkap Enzy Storia.

Tidak sendirian, Enzy mendapat dukungan dari banyak netizen. Mereka pun berharap supaya pelaku segera tertangkap.

“Jangan kasih kendor ka enzy bawa ke rana hukum,” seru salah seorang netizen.

“Parah si, ampe mba Enzet ngetuit gini,” ungkap warganet yang lainnya.

“Amin semoga azabnya terjadi secara instan,” timpal netizen lagi.

Enzy bukanlah satu-satunya artis yang mengalami tindakan pelecehan tersebut. Sebelumnya ada Anindita Hidayat yang mengaku memperoleh foto dan videonya dijadikan bahan fantasi oleh pria.

“Banyak dibilang gue bahan segala macam banyak. Ada saja pasti ya namanya juga netizen. Mau outputnya gimana segala macam itu terserah lo, tapi yang gue lakukan seperti ini,” kata Anindita Hidayat. (gnm)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *