Pembelajaran Jarak Jauh Dikala Pandemi

  • Share

Oleh : Nancy Kurniasari, S.Pd

Pada tahun 2019 telah teridentifikasi virus baru yaitu virus corona atau severe acute respiratory  syndrome coronavirus  2 (SARS-CoV-2)  adalah virus  yang  menyerang  sistem pernapasan  (Yezli  &  Khan,  2020).  Virus  ini  telah  menyebar  ke  seluruh  dunia  yang menyebabkan harus  diberlakukannya Social  distancing  atau yang  artinya  sesama individu harus  menjaga  jarak  satu  dengan  yang  lainnya  (Liu  et  al.,  2020).  Social  distancing  ini menyebabkan  beberapa  perusahaan,  sekolah,  dan  perguruan  tinggi  diliburkan  dan menerapkan    WFH  (Work  From  Home)  dan  PJJ  (Pembelajaran  Jarak  Jauh)  (Weaver  & Wiener, 2020).

Pembelajaran Jarak Jauh adalah pembalajaran yang dilakukan tanpa tatap muka secara langsung atau biasa disebut pembelajaran online melalui beberapa aplikasi (Mittelmeier et al., 2019).  Media  yang  digunakan  adalah  media  yang  menarik,  mudah  digunakan  dan  dapat digunakan  dimana  saja  (Riyan  Arthur,  Yusrina  Luthfiana,  2019).  Dengan  begitu pembelajaran tidak monoton, tidak membosankan dan tidak menghambat terjadinya Transfer of  Konowledge  (Dewi  et  al.,  2018).  Strategi  pembelajaran  yang  diterapkan  gurupun bermacam-macam,  mulai  dari  strategi  pembelajaran  kooperatif  yaitu  seorang  guru  yang mendorong  siswanya  untuk bekerja sama  dalam menyelesaikan  sebuah  masalah  (Shinthia Mustiani  , Tuti  Iriani,  2016) ,  inkuiri, berbasis  masalah  dan masih  banyak yang  lainnya.  Namun mayoritas strategi pembelajaran yang digunakan adalah strategi pembelajaran yang berpusat kepada siswa dengan memberikan suatu masalah/ tugas kemudian mahasiswa harus aktif sendiri untuk mencari dan menyelesaikan masalah tersebut (Theobald & Ramsbotham, 2019) (Agustanti, 2012) (Putra et al., 2016) (Putri & Widiyatmoko, 2013).

Google classroom menjadi salah satu media pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sangat berguna di kala pandemi. Dengan menggunakan Classroom, pembelajaran kini bisa dilakukan secara jarak jauh cukup hanya dengan menggunakan satu akun Google. Google Classroom bisa digunakan untuk mengorganisir tugas, berkolaborasi, serta mendorong komunikasi, serta tersedia di web dan aplikasi seluler. Menariknya, aplikasi belajar online ini tersinkronisasi dengan Gmail, Google Dokumen, dan Google Kalender.

Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pengajar dalam Google Classroom antara lain : Membuat dan mengelola kelas, termasuk tugas-tugas dan nilai secara online tanpa perlu dokumen fisik, Menambahkan materi tugas seperti vidoe, survei melalui google formulir, serta berbagai item lain dari Google Drive, Memberikan masukan secara real-time, Membuat pengumuman dan melibatkan siswa dalam diskusi dalam forum kelas, Google Classroom juga bermanfaat bagi para siswa selama pembelajaran jarak jauh, misalnya: Melacak tugas kelas dan mengirimkan tugas dari guru, Menerima masukan dan nilai, Berbagi materi dan berinteraksi dalam forum kelas atau melalui email. Selain berguna dan praktis, cara log in Google Classroom juga terbilang sangat mudah, cukup kunjungi situs classroom.google.com, kemudian log in menggunakan akun Google yang dimiliki. Voila, classroom siap digunakan untuk belajar dari rumah.

Pembelajaran jarak jauh memberikan dampak positif yang beragam, mulai dari materi pembelajaran tetap tersampaikan kepada mahasiswa, secara tidak langsung tetap berinteraksi antara  mahasiswa  satu  dengan  yang  lain atau  dosen  dengan mahasiswa  (Markova  et  al., 2017). Namun PJJ juga memiliki kendala, kendala ini mengakibatkan materi yang diterima mahasiswa tidak lengkap sehingga mengganggu proses pembelajaran (Lazonder et al., 2008)

DAFTAR PUSTAKA

Agustanti, T. H. (2012). Implementasi metode inquiry untuk meningkatkan hasil belajar biologi. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1), 16–20. https://doi.org/10.15294/jpii.v1i1.2007

Dewi, N., Murtinugraha, R. E., & Arthur, R. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Kuliah Teori dan Praktik Plambing di Program Studi S1 PVKB UNJ. Jurnal PenSil, 7(2), 25–34. https://doi.org/10.21009/pensil.7.2.6

Lazonder, A. W., Wilhelm, P., & Hagemans, M. G. (2008). The influence of domain knowledge on strategy use during simulation-based inquiry learning. Learning and Instruction, 18(6), 580–592. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2007.12.001

Liu, Y., Gu, Z., Xia, S., Shi, B., Shi, Y., Liu, J., Gu, Z., Xia, S., Shi, B., Shi, Y., & Liu, J. (2020). What are the Underlying Transmission Patterns of COVID-19 Outbreak ? – An Age-specific Social Contact Characterization. 0–23. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2020.100354

Markova, T., Glazkova, I., & Zaborova, E. (2017). Quality Issues of Online Distance Learning. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 237, 685–691. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2017.02.043

Mittelmeier, J., Rienties, B., Rogaten, J., Gunter, A., & Raghuram, P. (2019). Internationalisation at a Distance and at Home: Academic and social adjustment in a South African distance learning context. International Journal of Intercultural Relations, 72(June), 1–12. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2019.06.001

Putra, M. I. S., Widodo, W., & Jatmiko, B. (2016). The development of guided inquiry science learning materials to improve science literacy skill of prospective mi teachers. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5(1), 83–93. https://doi.org/10.15294/jpii.v5i1.5794

Putri, B. K., & Widiyatmoko, A. (2013). Pengembangan LKS IPA terpadu berbasis inkuiri tema darah di smp n 2 tengaran. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(2), 102–106. https://doi.org/10.15294/jpii.v2i2.2709

Riyan Arthur, Yusrina Luthfiana, S. M. (2019). Analisa Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Pada. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil (Jpensil), 5(2), 37–44. https://doi.org/10.24114/ebjptbs.v5i2

Shinthia Mustiani , Tuti Iriani, R. A. (2016). ( TPS ) TO IMPROVE THE LEARNING OUTCOMES OF ENGINEERING MECHANICS STUDENTS OF CLASS X TGB IN SMKN 26 JAKARTA. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil, 5(June 2018).

Theobald, K. A., & Ramsbotham, J. (2019). Inquiry-based learning and clinical reasoning scaffolds: An action research project to support undergraduate students’ learning to ‘think like a nurse.’ Nurse Education in Practice, 38(September 2018), 59–65. https://doi.org/10.1016/j.nepr.2019.05.018

Weaver, M. S., & Wiener, L. (2020). Applying Palliative Care Principles to Communicate with Children about COVID-19. Journal of Pain and Symptom Management, March. https://doi.org/10.1016/j.jpainsymman.2020.03.020

Yezli, S., & Khan, A. (2020). COVID-19 social distancing in the Kingdom of Saudi Arabia: Bold measures in the face of political, economic, social and religious challenges. Travel Medicine and Infectious Disease, 101692. https://doi.org/10.1016/j.tmaid.2020.101692

Biodata Penulis:

Nama : Nancy Kurniasari,S.Pd
Profesi : Guru Bahasa Inggris
Instansi : SMK Yadika Kalijati
Pendidikan Terakhir : S1 Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Subang
Email : nancy.kurniasari@gmail.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *